Senin, 07 Juni 2010

Dunia Masak Tanpa Kertas

Perkembangan bahasa dan tulisan berjalan seiring dengan cara manusia berkomunikasi satu sama lain, sebagai salah satu cara menginternalisasikan budaya. Budaya yang menjadi warisan diberikan pada generasi selanjutnya secara lisan pada awalnya. Dunia jaman dulu belum membutuhkan kertas untuk membukukan sejarah atau hal paling simple namun penting, resep makanan. Pernahkah kita pergi ke dapur dan melihat ada banyak tumpukan buku? Dulu seorang ibu mengajarkan cara memasak dengan cara langsung praktek. Jaman sekarang ada banyak buku resep di pasaran. Berbagai macam kulier bisa kita buat sekejap mata tanpa perlu berjam-jam praktek melakukan proses trial and error.

Masa sekarang dunia semakin maya dengan adanya berbagai macam site. Dunia semakin kurang membutuhkan kertas. Kembali lagi ke masa lalu? Tentu tidak, sebab informasi sekarang disimpan dengan rapi dalam sebuah data bank yang praktis dan mudah diakses kapan saja. Dunia tanpa kertas memungkinkan kita untuk cari info hanya dengan ketik satu dua kata dalam mesin pencari. Misalnya ketik chinese food, makanan, minuman, dan restaurant. Maka akan muncul berbagai macam informasi yang berkaitan dengan kata-kata yang kita ketik. Dunia tanpa kertas, mungkinkah?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar