Senin, 08 November 2010

Kebudayaan Turki di Satoo

Hotel Shangri-La Jakarta tidak mau ketinggalan untuk ikut memeriahkan Hari Nasional Turki, yang jatuh pada tanggal 29 Oktober 2010. Kali ini, Restoran Satoo yang terletak di Ground Floor Hotel Shangri-La menggelar Turkish Food Festival mulai tanggal 20 Oktober hingga 5 November 2010.

Dalam festival ini, Satoo Restaurant menghadirkan beberapa chef profesional asli Turki sehingga para tamu dapat menikmati keunikan cita rasa kuliner ala Turki yang sangat spesial. Beberapa menu ini adalah salad dan sayuran yang disebut Meze, Kisir yang merupakan salad gandum tradisional, dan Saksuka sayuran mediterania yang digoreng kering dan disajikan dengan saus tomat.

Untuk menu pembuka lainnya, rasakan kelezatan Feslegenli Karides salatsi atau salad udang yang diolah dengan bumbu rempah. Ada juga Taza Kisnisli Ahtopot Salitsi atau salad gurita dengan bumbu ketumbar. Istimewa bukan?

Masuk ke dalam manu utama, ada Adana Kebabi, yaitu sate baso dengan bumbu tradisional dan Izgara Kofte atau baso panggang. Anda mencari menu lengkap? Cobalah Kuzu Tandur ve Ic Pilav yaitu tandori daging domba khas Turki yang disajikan dengan nasi pilaf yang dibuat dari bumbu.

Khusus dari tanggal 20 hingga 28 Oktober 2010, para tamu yang datang untuk makan malam di Satoo dapat menikmati berbagai atraksi musik dan tarian yang didatangkan langsung dari Turki, seperti tarian tradisional, tari perut atau belly dance, grup perkusi, ice cream shoman dan pembuat kopi khas Turki.

Turkish Food Festival ini tersedia di Restoran Satoo tersedia pada jam makan siang dan makan malam dengan harga mulai dari Rp. 185,000 per orang. Ayo, kita ke Satoo!
Sumber: OpenRice.com

Lihat Juga:
Cafe

Minggu, 07 November 2010

10 Tips dan Trik membuat bento

ORANG yang suka menonton drama Jepang pasti tahu apa itu bento. Bento, atau box lunch dalam bahasa Inggris, adalah paduan beberapa makanan yang dikemas dalam kotak makan dan ditata sedemikian rupa agar terlihat menarik. Anak-anak SD, SMP, SMA, bahkan para pekerja di Jepang memang terbiasa membawa bento ke sekolah dan ke tempat mereka beraktivitas.bento pun tak hanya berisi japanese food.

Kehadiran bento bisa disusuri ke periode Kamakura (1185 to 1333). Saat itu, hoshi-ii nasi yang ditanak dan dikeringkan mulai populer. Barulah dalam periode Azuchi-Momoyama (1568 to 1600) kotak dengan sekat-sekat kayu tradisional seperti yang populer saat ini diproduksi dan menjadi populer digunakan selama hanami atau jamuan minum teh.

Selain menarik, bento akan membantu anak-anak untuk mengurangi keinginanan mereka jajan sembarangan. Kemungkinan anak keracunan makanan atau diare akibat jajan di pinggir jalan yang penuh debu, makanan yang sarat pewarna, pengawet, dan bahan membahayakan lainnya pun bisa dikurangi. Menu bento yang bervariasi juga dijamin lebih sehat dibandingkan menu jajanan pinggir jalan. Harus kita akui, orang Jepang memang selalu mempunyai cara unik untuk melakukan hal-hal positif, bukan?

Anda tertarik membuat bento? Berikut beberapa tips mudah membuat bento dari OpenRice.

1. Bagi bahan makanan ke dalam ukuran proporsional. Saat mempersiapkan bento, ada dua cara untuk melakukan pembagian makanan. Cara pertama, bagi kotak dengan rasio 4:3:2:1 atau 4 bagian untuk nasi, 3 bagian untuk masakan, 2 bagian untuk sayuran, dan 1 bagian untuk salad atau dessert. Cara kedua, bagi makanan dengan rasio 1:1 atau 1 bagian untuk nasi dan 1 bagian untuk masakan.

2. Tata makanan ke dalam boks . Pisahkan bagian-bagian makanan dengan penyekat yang bisa dilepas atau menggunakan boks dengan penyekat permanen. Kita juga bisa menata makanan menggunakan penyekat dari makanan itu sendiri. Sesuaikan ukuran makanan dengan orang yang akan memakan bento. Gunakan cerakan muffin kecil untuk bento anak-anak dan mangkuk yang lebih besar untuk orang dewasa.

3. Be creative. Jangan ragu untuk menggunakan warna-warna cerah untuk makanan yang akan dibuat sebagai hiasan. Hiasan dengan warna yang cerah akan membangkitkan selera makan. Kita juga bisa menggunakan pewarna-pewarna alami seperti daun suji, kunyit, atau edamame. Nori atu rumput laut, keju, telur, wortel, tomat, dan sayuran-sayuran berwarna cerah lainnya juga bisa kita gunakan.

4. Atur posisi makanan di dalam boks. Pertama, masukkan makanan utama seperti nasi atau bihun ke dalam boks. Kedua, masukkan lauk dan tata sesuai proporsinya. Ketiga, masukkan sayur tambahan. Dan terakhir, masukkan makanan penutupnya. Kalau makanan penutup yang kita sajikan memiliki rasa yang tajam, jangan lupa menggunakan penyekat agar tidak "mengkontaminasi" rasa lauk lainnya.

5. Atur makanan dengan bentuk dengan desain pola yang mencolok dan menarik. Kita bisa menggambar desain makanan ini di atas kertas terlebih dahulu untuk membantu kita menjaga bentuk bento. Menghias bento sesuai dengan tema misalnya kartun, manga, anime, atau warna tertentu yang akan dibuat juga akan sangat membantu. Jaga garis batas makanan secara cermat. Kekontrasan warna, tekstur dan bentuk makanan perlu diperhatikan satu dengan yang lainnya.

6. Jangan menyimpan masakan dengan bumbu yang bertolak belakang secara berdampingan, misalnya salad dengan sambal. Cobalah untuk membuat wajah binatang atau bentuk lain dengan makanan. Ini sulit, tetapi dengan banyak latihan, semakin lama kita akan semakin ahli. Nori bisa dijadikan mata, wajah, bahkan bentuk payung. Sosis yang telah digoreng juga bisa membentuk sosok cumi-cumi yang lucu.

7. Jangan lupa memotong buah, sayuran, atau keju membentuk bintang, bunga, atau hati. Gunakan pemotong atau pisau yang tajam atau pisau khusus pemotong buah sehingga bentuk buah semakin cantik.

8. Simpan saus atau snack serbuk ke dalam wadah atau botol khusus. Wadah-wadah ini sangat bervariasi dan dapat dengan mudah kita temukan di supermarket. Sebaiknya pilih botol atau kotak/wadah kecil transparan yang memiliki penutup untuk mencegah saus atau snack tumpah.

9. Mulailah dengan bento dengan bentuk sederhana. Kembangkan keahlian membuat bento Anda dari hal-hal kecil. Buku-buku yang bisa membantu kita mempelajari pembuatan bento kini juga bisa ditemukan dengan mudah. Bergabung dengan klub-klub pecinta bento juga akan membuat kita termotivasi untuk membuat bento yang unik dan memiliki cita rasa khas kita sendiri. Ada banyak sekali perkakas yang juga bisa kita gunakan membuat bento. Kita tidak perlu memiliki semua perkakas ini. Cukup kumpulkan yang menurut Anda perlu Anda miliki.

10. Jangan lupa untuk memperhatikan kadar nutrisi dan kalori dalam makanan. Sosis memang gampang dibentuk, tetapi bagaimanapun juga ini adalah makanan olahan. Akan lebih sehat jika kita bisa membuat bakso atau sosis sendiri. Jika tidak memungkinkan, ganti sosis dengan cumi-cumi atau bola-bola daging yang lebih mudah dibuat. Selamat mencoba.
Sumber: OpenRice.com
Lihat Juga:
chinese food

Jumat, 05 November 2010

buat nasi goreng keju yukkk

RESEP MASAKAN NASI GORENG KEJU

Bahan:

1 sdm mentega

2 siung bawang putih, memarkan

½ buah bawang bombay, iris tipis

2 butir telur, kocok, buat orak-arik

2 lonjor sosis, iris tipis

1 batang daun bawang , iris serong

300 gr nasi putih

1 sdm kecap asin

Gula, garam, merica bubuk secukupnya

50 gr keju parut


Cara Membuat Resep Masakan Nasi Goreng Keju:

1. Panaskan mentega, tumis bawang putih, bawang bombay hingga harum. Masukkan telur, sosis, daun bawang. Aduk rata

2. Masukkan nasi putih, merica, gula, garam, kecap asin. Aduk rata. Masak hingga matang

3. Sajikan segera selagi panas*kayak di solaria hehehe

Hasil 3 porsi

sumber: resepmasakanku

lihat juga:
red mango
J.co

Kamis, 04 November 2010

7 tahun hugo's cafe di jogja

Kisah ini sengaja diangkat kembali untuk mengingatkan kepada para clubbers bagaimana Hugo’s Cafe Jogja bisa berdiri dan selalu memberikan entertainment yang selalu unik, different dan up to date bagi perkembangan dance scene kota Jogja. Dan tak lupa juga kisah ini ditulis untuk mengenang flashback 4 tahun perjalanan Hugo’s Café Jogja kebelakang….

Maret 2003
Sebenarnya saat itu Kami sedang merencanakan untuk membuka cabang di Semarang, dalam perjalanan menuju Semarang, iseng-iseng Kami menerima ajakan untuk main-main atau bahasa kerennya hang out sejenak di kota Jogja sekalian melihat-lihat perkembangan dance scene music kota Jogja. Saat itu, Kami sempat mengunjungi dua buah café dan Kami melihat bahwa pengunjung di café tersebut masih mengikuti pola clubbing gaya lama, yaitu clubbing dengan duduk tenang, nonton band dan ditemani oleh segelas soft drink atau bir…Spontan Kami berpikir ‘kok Jogja masih kayak gini yach? Waahh, kayaknya kalo kita masuk Jogja kita bakal bisa jadi kok’…Dari situlah Kami terus berpikir dan menganggap bahwa peluang itu tidak boleh disia-siakan! Akhirnya dari rencana awal yang tadinya bakal semalam saja di Jogja malah berlanjut jadi beberapa hari karena Kami bermaksud untuk mulai hunting lokasi. Lokasi yang pertama yang Kami dapat adalah di basement sebuah Department Store di Jl. Solo, tempatnya sich lumayan gede, Cuma roof-nya pendek banget, bentuknya aneh pula! Tapi ternyata itu satu-satunya tempat yang kita bisa dapat dan akhirnya Kami putuskan untuk mengambil tempat tersebut. Karena management building tersebut ada di Jakarta, so, Kami harus berangkat ke Jakarta. Udah capek-capek ke Jakarta ternyata penawaran harganya wuoooooowww..gak masuk blas! Langsung kami nge-drop banget dan Kami pikir Jogja emang belum rejeki Kami…

April 2003
Tanpa diduga, Kami mendapat tawaran dari Sheraton Mustika Hotel di lokasi Mini Malioboro, setelah melalui proses yang tidak terlalu sulit akhirnya tercapailah kesepakatan bahwa tempat tersebut akan jadi Hugo’s Café cabang kedua. Maka langsung dimulailah proses pembangunan dan berdasarkan instruksi dari pemilik gedung, Hugo’s harus dibuka tanggal 15 Juli, kalo telat berarti harus mundur sampai tahun depan karena itu salah satu hari baik di tahun 2003..Hanya dalam waktu tiga bulan Hugo’s harus udah jadi, dag..dig..dug..hati Kami saat itu, Hugo’s harus jadi padahal kjondisi bangunan saat itu bener-bener beraaattt…

Mei 2003
Pembangunan masih berjalan sekitar 30 %, padahal bulan Mei udah mau habis, gimana gak grogi en sport jantung..sementara aktivitas promosi kami jalankan terus dan Sumpah! Kami tidak pernah bagi-bagi brosur di outlet manapun di Jogja sebagaimana yang dituduhkan sampai saat ini, buat apa?Kami tahu bagaimana tata cara dan etika di dunia entertaint karena Kami sudah berkecimpung di dalamnya selama bertahun-tahun lamanya. Kami tidak akan sebodoh dan sepicik itu. Tapi yang benar adalah memang Kami dugem di beberapa tempat beramai-ramai dengan rambut kuning yang saat itu masih jadi style Kami. Tapi apa salahnya??? Wong Kami cuma mau dugem, bayar dan gak promosi apa-apa kok…Iya kan??

Juni 2003
Saat pembangunan Hugo’s lagi kenceng-kencengnya, tiba-tiba Kami harus berhenti karena Mini Malioboro dipakai buat acara oleh pihak Sheraton, duuuhh..rasanya jadi semakin grogi..tapi syukur udah lumayan sih karena pembangunan udah selesai sekitar 70%.

Juli 2003
Terpaksa break lagi untuk empat hari sampai tanggal 10, sebenarnya semua equipment udah masuk, tapi kursi dan meja belum jadi. Rasanya bener-bener makin mendebarkan. Sisa 4 hari untuk pembangunan dan Kami masih harus menyiapkan banyak hal untuk grand opening dan kami denger saat itu ada sebuah acara tandingan yang dibuat bareng dengan grand opening Hugo’s. Kami pun bingung, kenapa harus seperti itu? Kami emang denger banyak suara-suara gak enak tentang Kami, tapi hanya Tuhan lah yang tahu bahwa Kami tidak pernah berbuat jelek ataupun terkutuk dan niat Kami hanya sekedar ingin meramaikan dunia hiburan malam di Jogja dan yang bikin kami kaget karena dari pengalaman Kami selama ini di Surabaya, biasanaya semua pada saling kompak, pinjem-pinjeman minuman jika yang satu kehabisan, buat party rame-rame, saling meng-informjadwal party biar gak tubrukan, dll.dll…tapi yach seklai lagi, namanya orang baru, kami hanya pasrah tapi tekad kami makin kuat untuk membuktikan bahwa Kami bisa…
Masih di bulan ini juga, ada kejadian lucu saat Kami datang ke beberapa supplier, mereka sempat meng-under estimatekan Kami dengan target-target Kami, tapi untungnya Kami bisa yakinkan mereka akhirnya (dan dikemudian hari ternyata apa yang Kami janjikan kepada mereka terbukti juga)

15 Juli 2003
1800-an orang datang ke grand opening Hugo’s Café Jogja, dan mohon maaf saat itu kami sempat menolak 500an tamu yang datang karena tempat sudah tidak bisa menampung lagi, party yang bener-bener heboh!!! Padahal saat itu ada party-party lain di seluruh Jogja! Serunya lagi, masih sempat ada adegan mati lampu sampai 4 kali! Bikin pucet plus deg-degan pastinya!

15 Juli 2010
7 tahun telah kami lalui dengan sukses! Banyak seklai event-event yang digelar Hugo’s Café Jogja yang memang bener-bener unik dan fresh!

Terima kasih atas semua dukungan berbagai pihak selama tujuh tahun ini dan semoga tahun-tahun mendatang kami dapat melakukan yang lebih baik untuk anda semua.
sumber: hugo's cafe

Lihat Juga:
restaurant
restoran

Rabu, 03 November 2010

makanan warga keturunan tionghoa

Pilihan sajian di tempat makan Cina kategori ini lebih variatif. Menu-menu andalan kaki lima biasanya tetap tersedia, tetapi dilengkapi dengan pilihan lain yang lebih ‘advance’, mulai dari bahan-bahannya, cara masak, tipe hidangan, hingga penyajiannya.

Ayam Kuluyuk, Sup Asparagus, Sup Jagung Telur, Mun Tahu, Sapi Lada Hitam, Ayam Nanking, atau Ayam Kung Pao adalah beberapa hidangan yang umumnya ada dalam daftar menu tempat makan Cina kelas menengah. Hidangannya tidak hanya dimasak dengan cara ditumis. Bahan-bahan yang digunakan pun bisa lebih ‘bebas’, tak melulu harus dibatasi oleh harga.

Hidangan nonhalal sangat mungkin disajikan di tempat makan Cina kategori ini. Karena itu, bagi Anda yang pantang menyantap sajian nonhalal, ada baiknya Anda bertanya dulu kepada pramusaji sebelum memutuskan untuk bersantap.

Di rumah makan Chinese food kelas ini, cita rasa sajiannya lebih ’berwarna’. Daftar makanan yang tersedia umumnya sama seperti yang bisa Anda lihat di buku-buku masakan khas Cina. Dan, beberapa jenisnya juga akan Anda temui jika Anda berkunjung ke tempat makan Cina di luar negeri, meski dengan nama yang berbeda. Sajiannya tak melulu ditumis atau digoreng.

Fuyunghai-nya berbeda dengan yang ada di warung atau kaki lima. Penampilannya tidak berminyak, tebal, berisi campuran daging kepiting dan taoge, bersiram saus asam manis dengan taburan kacang polong.
Ayam Kuluyuk sama dengan Pineapple Chicken with Sweet and Sour Sauce, Sapi Lada Hitam adalah Black Pepper Beef Stir Fry, atau Ayam Kung Pao dan Ayam Nanking yang di-Inggris-kan menjadi Chicken Kung Pao dan Chicken Nanking. Mungkin cita rasa sedikit berbeda (disesuaikan dengan selera setempat), tetapi prinsip dasar cara memasak dan bahan-bahannya tetap sama

Ciri khas budaya Tionghoa yang identik dengan warna merah, biasanya akan tampak di tempat makan Cina kategori ini. Penggunaan sumpit pun diaplikasikan sebagai alat makan, selain sendok bebek yang dipakai untuk menyantap hidangan sup. Di meja makan biasanya tersedia kecap asin, acar cabai rawit, atau acar mentimun sebagai condiment khas Cina.

Selain rumah makan yang menyajikan menu makanan umum seperti di atas, ada juga beberapa rumah makan yang tampil dengan pilihan menu Cina yang lebih spesifik, mengacu pada region tertentu. Salah satunya adalah Resto Li Yen, di kawasan Kota, Jakarta Barat. Hidangan Bebek Panggang yang jadi salah satu trademark Chinese food Beijing, tersedia di tempat ini dengan cita rasa yang layak jadi rekomendasi. Ada juga Ayam Garam (Salted Chicken) yang merupakan sajian khas Hakka, Cina Tenggara.

Di rumah makan Cina kategori ini sebagian besar pengunjungnya adalah warga keturunan Tionghoa dan merupakan resto keluarga yang sering jadi target utama untuk mengadakan acara kumpul-kumpul, seperti ulang tahun atau pernikahan. Tak heran jika di beberapa tempat, hampir setiap akhir pekan, tempat parkirnya selalu terlihat penuh.
sumber: Femina

Lihat Juga:
Japanese food

Selasa, 02 November 2010

wasabi khas jepang

Wasabi (わさび atau 山葵?)(Wasabia japonica, sinonim: Eutrema japonica, bahasa Inggris: Japanese Horseradish) adalah tanaman asli Jepang dari suku kubis-kubisan (Brassicaceae). Parutan rimpang (rizoma) yang juga disebut wasabi, dimakan sebagai penyedap masakan Jepang, pada japanese food seperti sashimi, sushi, soba, dan ochazuke. Daun, tangkai, dan rizoma memiliki aroma harum, sekaligus rasa tajam menyengat hingga ke hidung seperti mustar, tapi bukan pedas di lidah seperti cabai.

Unsur kimia yang menjadikan wasabi memiliki rasa menyengat (pedas) adalah isotiosianat (6-methylthiohexyl isothiocyanate, 7-methylthioheptyl isothiocyanate, dan 8-methylthiooctyl isothiocyanate). Senyawa ini bersifat antimikroba yang menghambat pertumbuhan bakteri, sehingga irisan ikan segar selalu dimakan bersama wasabi.

Di alam bebas, tanaman hanya tumbuh liar daerah beriklim sejuk, di lembah pinggiran sungai atau di tengah air bersih yang mengalir perlahan-lahan. Di Jepang, wasabi tumbuh liar di sepanjang aliran sungai yang bersih dan sejuk (10-17℃) di daerah pegunungan pulau Honshu, Kyushu, dan Shikoku.

Tanaman herba tahunan, seluruh bagian tanaman memiliki aroma harum sekaligus rasa pedas menyengat bila di jadikan makanan. Rizoma berwarna hijau terang, berbentuk bulat panjang dan mengecil di bagian bawah. Daun keluar langsung dari bagian rizoma, tangkai agak panjang dan tumbuh ke atas dengan daun yang melebar. Daun berbentuk seperti jantung, diameter sekitar 10 cm. Di musim semi, dari rizoma keluar tangkai untuk bunga, letak daun bersilangan, dan ukuran daun lebih kecil dari daun yang keluar langsung dari rizoma. Bunga keluar di ujung tangkai, mekar di akhir bulan Februari-Maret, berwarna putih, daun mahkota 4 helai, dan mekar tidak secara berturut-turut.
Sumber: wikipedia

lihat juga:
Chinese food

Xiung Mao Express di Plasa Semanggi menawarkan kelezatan

SEBELUM OpenRice Gathering ini, mungkin belum banyak OpenRicers yang tahu kalau Xiungmao benar-benar memiliki beragam menu Chinese food terbaik. Yep, this is the best Chinese food restaurant in town, seperti tagline mereka.

Restoran yang namanya berarti "panda jantan" ini telah dengan sukses menyihir OpenRicers dan membuka mata mereka bahwa makanan China bukan hanya kaya rasa namun juga sangat lezat. Tidak percaya? Coba cicipi Mi Goreng Tomat, Gurame Saos Lychee, Udang Goreng Phoenix, bahkan Ayam Saus Thai yang rasa lemonnya menyegarkan! Kalau ada satu kata yang kastanya berada di atas kata lezat, menu-menu Xiungmao Express dijamin layak mendapatkannya.

Layaknya OpenRice Gathering lain, seluruh peserta OpenRice Gathering di Xiungmao Express juga telah memasukkan review mereka mengenai Resto Panda ini. Ingin tahu apa kata mereka? Baca review mereka di OpenRice.com.

Kamu tertarik untuk ikut serta? Just write 5 reviews of your favorite restaurants guys. Then, you'll be invited! Mudah kan?
Sumber:OpenRice.com
Lihat Juga: Japanese food